60% Perusahaan di Indonesia Mengalami Kesulitan Integrasi IT Setelah Merger

Merger dan akuisisi (M&A) semakin sering terjadi di Indonesia. Pada tahun 2024 saja, tercatat lebih dari 1.400 transaksi M&A, menandakan pertumbuhan bisnis yang semakin agresif.

Namun di balik ekspansi ini, banyak perusahaan justru menghadapi masalah baru:

Sistem IT menjadi lebih kompleks, lambat, dan mahal.


Masalah yang Sering Terjadi Setelah Merger

Banyak perusahaan mengira tantangan terbesar setelah merger adalah integrasi bisnis.
Padahal, tantangan sebenarnya ada di integrasi sistem dan data.

Setelah merger, biasanya terjadi:

  • Sistem bertambah (ERP, CRM, database)
  • Data dari dua perusahaan digabung
  • Infrastruktur IT menjadi lebih berat

Akibatnya:

  • Server cepat penuh
  • Performa sistem menurun
  • Biaya cloud & storage meningkat

Masalah Utamanya: Semua Data Disimpan di Sistem Utama

Kesalahan yang paling umum adalah:

Semua data lama tetap disimpan di sistem utama

Padahal, sebagian besar data tersebut adalah:

  • Histori transaksi lama
  • Arsip HR
  • Data supplier
  • Data dari sistem legacy

Data ini disebut inactive data artinya jarang digunakan, tapi tetap membebani sistem.


Solusi: Data Archiving & Application Retirement

Alih-alih terus menambah server, perusahaan perlu mengubah strategi:

Pisahkan data aktif dan data lama

Dengan pendekatan seperti yang ditawarkan oleh Solix Technologies, perusahaan dapat:

  • Memindahkan data lama ke archive storage
  • Mengurangi beban sistem utama
  • Menjaga akses ke data lama (untuk audit & compliance)

Dampak Nyata untuk Perusahaan

Dengan strategi yang tepat, perusahaan bisa:

  • Mengurangi kapasitas data hingga 50%
  • Menurunkan biaya infrastruktur IT
  • Meningkatkan performa sistem
  • Mempercepat integrasi pasca-merger

Solix juga membantu proses: Discover → Classify → Govern → Access → Preserve untuk memastikan data tetap aman dan terkelola dengan baik.


Insight dari Industri

Menurut white paper Solix:

  • Data audit harus disimpan hingga 7 tahun
  • Data pasca-merger harus bisa diakses dalam waktu 90 hari

Artinya, data tidak bisa dihapus tapi harus dikelola dengan lebih cerdas


Kesimpulan

Merger bukan berarti harus terus menambah infrastruktur IT.

Seperti yang disampaikan oleh Akshay Kumar (VP Solix Technologies):

“Merger bukan berarti tambah server terus.
Yang dibutuhkan adalah strategi penyimpanan data yang lebih efisien.”

Tonton tayangan ulang Webinar Solix kolaborasi dengan XSys pada Kamis, 9 April 2026 melalui link berikut https://tinyurl.com/RecordingWebinarMASolix .

👉 Learn more about our solution on our website.

Hubungi Kami

Website: xsyscemerlang.com

Email: support@xsyscemerlang.com

WhatsApp: +62 851-1742-5967